Katanya, jatuh cinta berjuta rasanya. Demikian pula ketika merasakan putus cinta. Sejuta perasaan tak bisa diungkapkan oleh kata-kata. Inginnya bunuh diri. Kesal, sedih hingga kecewa menjadi satu. Tak jarang tingkah negatif mengiringi kesedihan ketika putus cinta.

Untungnya Rafael Ega Gilchrist berpikir positif. “Putus cinta itu bikin semua nggak enak. Kalau dibiarkan begitu saja, malah memunculkan citra buruk. Harus segera tergantikan oleh pemikiran baru,” sahutnya. Mantap.

Akhirnya pelampiasan diarahkan pada motor kesayangan. “Mending emosi diarahkan pada hal positif. Biar hobi juga tetap jalan,” ungkap Ega.

Korban pelampiasan pun diarahkan kepada Honda GL100. Bentuknya dirombak habis-habisan tak bersisa. “Berganti ke gaya chopper,” sahut Ega, yang menjuluki motornya dengan sebutan Kendil.

Memang terdengar lazim. Namun, “Paling penting adalah memperhitungkan keserasiannya.”So, hasil putus cinta membuahkan sebuah mini chopper yang terlihat proporsional. Yang penting gak jadi bunuh diri. Bani/Otomoifmax.com

Data Modifikasi:

Rangka : Endi Knalpot Purbalingga, Bodi : Endi Knalpot,  Purbalingga, Pelek : DID 1.60 x 18 inci (dpn); 2.15 x 18 inci (blkg), Ban dpn : IRC NF2 2.50-18, Ban blkg : Mizzle Power Thread 2.75-18, Teromol dpn : Honda GL series, Teromol blkg : Kawasaki KLX150, Knalpot : Endi Knalpot Purbalingga, Lampu : Custom

Bengkel mesin : Rakha Motor, Jl. SMP 5, Karangklesem, Purwokerto, Telp. 085292784228

Workshop : Endi Knalpot Purbalingga,  Tugu Knalpot, PurbalinggaTelp. 085740636396